Makanan dan Minuman Legendaris di Banda Aceh! Udah Cobain Belum?

Mie Razali

Mie Razali telah berdiri sejak lama bahkan sejak aku masih belum sekolah. Letaknya yang strategis di tengah pusat perdagangan membuat mie Razali ini menjadi tempat makan warga lokal dan wisatawan dari daerah lain yang datang ke Banda Aceh. Rasanya yang enak membuat para penikmatnya selalu datang ke sini.

Selain mie Razali ini, masih ada segudang Warung Mie Aceh yang bertebaran dan memiliki rasa yang enak dan nikmat. Tetapi untuk urusan legendaris, Mie Razali juaranya guys!

Nasi Goreng Daus

Kalau kamu mau datang ke sini, cukup tutup mata kamu dan langkahlah lima langkah keluar dari Mie Razali. Sedekat itu? Iya, sedekat itu, karena Mie Razali dan Nasi Goreng Daus bersebelahan.

Nasi Goreng Daus merupakan nasi goreng khas Aceh dengan rempah-rempah yang pastinya membuat rasanya berbeda dengan nasi goreng dari daerah lain.

Restoran Gunung Salju

Makanan di Gunung Salju lebih ke menu makanan Western-Indonesian dan makanan oriental seperti Chinese food. Resto ini bahkan telah ada saat ketika orang tuaku belum bertemu dan menikah hahaha.
Semua makanan di sini halal karena telah terbukti dan teruji rasa, kebersihan dan kenyamanannya.

Mie Kocok Siang Malam

Mie kocok yang menggunakan daging cincang dari daging Sapi ini hanya dijual dengan harga Rp. 13.000, Mie Kocok Siang Malam sendiri berlokasi di seberang halte Bus Transkoetaradja dekat Mesjid Raya Baiturrahman yang menjadi Icon Kota Banda Aceh. Habis dari shalat atau mengabadikan momen di Mesjid Raya Baiturrahman, langsung makan mie kocok deh.
Fyi, ada beberapa kedai mie kocok selain Mie Kocok Siang Malam yang berada sebelah-sebelahan saja guys!

Mie Kocok Sabena

Mie kocok legendaris berikutnya berada di Jl. Teuku Umar, Seutui yang berada di seberang Suzuya Mall Banda Aceh. Daging cincang yang digunakan adalah daging Ayam dan dijual dengan harga Rp. 17.000. Selain mie kocoknya yang disukai, es campurnya juga nikmat yang bisa kamu dapatkan dengan harga Rp. 10.000 dan ada Tahu Campur, makanan khas Tionghoa yang nikmat dengan campuran tahu, bakwan, tauge, sambal cabe merah dan siraman kuah dari gula aren. Mantap!

Es Campur Afuk

Es campur Afuk bisa dibilang salah satu es campur yang cukup digemari karena rasanya yang konsisten dan enak dari es campur lainnya. Kalau cuaca lagi panas, enaknya minum es campur yang dingin kan ya?

Mie dan Nasi Goreng Akhen Khiu (Akhen Ko)

Penjualnya yang sudah tidak muda lagi tetapi makanan yang disajikannya mempunyai ciri khas tersendiri apalagi kalau dicampur dengan sambil hijaunya, hmm mantap deh guys!

Makanan yang dimasak adalah makanan khas orang Tionghoa seperti nasi goreng, mie goreng, bihun goreng, kwetiaw goreng telur ataupun seafood, ada juga bubur ayam yang nikmat dengan potongan ayam yang besar dan wangi. Makanan yang dijual berkisar dari Rp. 15.000 hingga Rp. 22.000,-

Bakso Hendra Hendri

Bakso Hendra Hendri berlokasi di Jl. Muhammad Jam di samping kantor Departemen Agama kota Banda Aceh.
Baksonya terasa banget dagingnya nggak seperti bakso lainnya yang lebih kenyal dan banyak tepung kanji(maizena) sehingga daging dan aromanya kurang terasa.

Nasi Goreng Skandar

Kedai Nasi goreng Skandar menjual nasi goreng, nasi kuning, dan nasi gurih dengan berbagai lauk yang enak, harganya bisa dibilang tidak begitu murah tetapi tidak bergitu mahal juga.
Antara Nasi Goreng Iskandar atau Skandar, masing-masing pembeli punya preferensinya tersendiri soal rasa yang disukai. Untuk aku sendiri, keduanya sama-sama enak sih.

Nasi Goreng Iskandar

Namanya memang mirip, cuma perbedaan pada huruf "i" saja. Mau tau ceritanya? Jadi pada awalnya adalah Nasi goreng Iskandar, cuma karena ada ketidak-sepahaman antara kedua pemiliknya sehingga terjadilah perbedaan ini agar pembeli dapat membedakan antara satu dengan yang lainnya, sehingga tidak dianggap sebagai cabang baru dari yang sudah ada.
Di sini, tidak hanya ada nasi goreng, nasi kuning atau nasi gurih saja, tetapi ada menu lain seperti soto, mie goreng dan sebagainya.

Martabak Ayah

Martabak telur dan Canai manis yang telah lama dijual ini cukup dikenal oleh masyarakat di daerah peunayong dan sekitarnya. Martabak telur yang rasanya seperti rasa pada umumnya, tidak ada keunikan khusus tetapi tetap menjadi pilihan tempat membeli martabak telur dan canai.

Jajanan Pagi Pasar Peunayong

Ya, pasar ini berada tepat dimana banyak orang China (Tionghoa) bermukim, karena daerah Peunayong merupakan pusat perdagangan sejak dulu sehingga aktivitas ekonomi banyak dilakukan di wilayah ini.
Peunayong bisa dikatakan sebagai Chinatown-nya Banda Aceh meskipun secara fisik tidak menunjukkan ciri-ciri khas Chinatown pada umumnya yang dapat kita lihat di kota/negara lain.

Pemerintah kota sendiri telah menamai pasar ini dengan nama Pasar Keberagaman Peunayong. Pada atap pasar jajanan pagi ini dipasangi dengan banyak lampion merah sebagai salah satu lambang kebudayaan orang Tionghoa.

Di pasar jajanan pagi ini, kamu bisa menemukan banyak makanan khas Tionghoa yang dijual langsung oleh orang Tionghoa. Untuk kamu yang cukup khawatir tentang kehalalannya, kamu bisa menanyakan terlebih dahulu sebelum membeli. Di sini, kamu bisa membeli mulai dari makanan tanpa kandungan hewani (vegetarian) hingga makanan yang ada kandungan hewani (non-vegetarian).

Inilah beberapa tempat makan legendaris di kota Banda Aceh guys! Buat kamu yang ada planning ke sini, entah untuk liburan, mengunjungi keluarga ataupun bisnis, bisa nih ke sini!

P.sKuliner legendaris dalam artikel ini lebih merujuk ke kedai/warung makanan yang sudah lama berdiri dan terkenal di daerah Peunayong dan sekitarnya ya! Untuk kamu yang mengetahui kuliner legendaris lainnya. Komen di bawah ya :)
- foto dan peta akan menyusul (soon)

Comments

Popular posts from this blog

Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Genting Highlands

Liburan ke Kuala Lumpur selama 5 hari

Ke Aceh Harus Pakai Jilbab Dan Berbusana Muslim?

Mau Rekening Bank Yang Gratis Biaya ADM dan Banyak Promonya? Jenius Aja!

Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Kuala Lumpur

Member of

ID Corners