Liburan ke Kuala Lumpur selama 5 hari


Halo semuanya, kamu ingin liburan ke Kuala Lumpur? ini adalah perjalanan kami selama di KL. Kami traveling ke Kuala Lumpur beranggotakan 5 orang. Bisa dibilang ini bukan solo traveling tapi nyerbu traveling =D


Day 1 - Banda Aceh - Kuala Lumpur

Kami mendapatkan jadwal penerbangan jam 8:50 WIB dari Banda Aceh dan tiba sekitar jam 10:20 WIB atau jam 11.20 waktu lokal Malaysia.

Setelah kami tiba di Bandara Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2). Kami segera mengantri untuk proses pengecapan Paspor Indonesia kami. Tetapi sebelumnya, kami telah membeli kartu SIM lokal. Kamu bisa pilih kartu SIM apa yang akan digunakan. Di sana ada 3 counter Operator (U Mobile, Maxis, Digi). Lupa-lupa ingat juga sih hehehee .

Setelah pengecapan paspor selesai, sebelum kamu bisa menyusuri pintu keluar Bandara, kamu akan menemukan Counter KLIA Express, Bus Bandara. Kami tidak menanyakan harga tiket kereta (Mass Rapid Transit) MRT tersebut, jadi kami hanya menanyakan harga tiket Bus di counter dekat pintu keluar Bandara KLIA2. Setelah kami bandingin harganya dengan harga Grabcar. Kami menemukan selisih yang cukup jauh, terakhir kami memutuskan naik Grab 6-seater saja. Kenapa kami tidak naik Grabcar biasa, karena peraturan lalu lintas di Malaysia yang melarang mobil atau taksi biasa untuk membawa 6 orang sehingga kami harus memesan Grabcar 6-seater biar aman dan tentunya biar nggak kesempitan. (
Bandara KLIA2 – Bukit Bintang = RM 115)


Sambil menunggu driver Grab, tujuan kami dari Bandara KLIA2 ke Bukit Bintang adalah untuk menukarkan uang Rupiah kami di daerah sana karena sebelumnya kami telah menbandingkan harga kurs jual di Aceh lebih rendah dibandingkan di Kuala Lumpur. Money Changer di Bukit Bintang akan menghargai uang Rupiah kamu seharga Rp. 1.000.000 = RM. 322 . Meskipun hanya selisih beberapa Ringgit, tetapi kan tetap rugi kalau tukar di Aceh (prinsip anak ekonomi)




Setelah kami selesai menukar uang Rupiah menjadi uang Ringgit, kami langsung berjalan untuk mencari warung makan atau restoran yang buka. Mengingat ketibaan kami di Kuala Lumpur tanggal 24 Juni yang merupakan hari terakhir Puasa. Jadi banyak restoran yang tutup dan hanya beberapa yang tetap dibuka secara tertutup. (kamu ngerti kan maksudnya apa hehehe)
Setelah dahaga dan lapar terpuaskan, kami memesan Grabcar 6-seater dengan tujuan dari Bukit Bintang ke Genting Highlands, tepatnya di Your Hotel, Gohtong Jaya. (
Bukit Bintang – Genting Highlands = RM 117)


Untuk review tentang Your Hotel, kamu bisa baca :
Your Hotel Genting Highlands - Review


Day (1-2) - Genting Highlands

Kami mem-booking hotel tersebut selama 2 hari dari tanggal check-in 24 Juni dan check-out 26 Juni.
Kami sampai ke hotel sekitar jam 4.50 karena di sepanjang jalan menuju ke Genting Highlands terjadi kemacetan panjang, banyak turis lokal, mancanegara dan warga lokal yang pulang ke kampung halaman untuk berlebaran sehingga kami harus bersabar menunggu di dalam mobil.



Badan sudah capek dan kami tidur sebentar di hotel. Sekitar jam 5.20 kami

keluar hotel untuk melihat suasana sekitar dan makan di 66 corner disebelah hotel. Di sepanjang daerah Gohtong Jaya, semua rumah makan menghidangkan Chinese food. Jadi bagi kamu yang muslim, maka lebih baik menanyakan dulu apakah makanannya halal atau tidak. Ketika malam, suhu di sekitar hotel berkisar 21°C dan bila kamu mau membeli snack, kamu bisa ke 168 Store atau ke Seven Eleven terdekat.



Berhubung Resort World Theme Park nya masih di renovasi. Jadi kamu tidak bisa bermain di wahana tersebut. Dari kabar yang kami dapatkan dari driver Grab, beliau mengatakan bahwa tahun depan kemungkinan akan selesai di renovasi. Jadi kalau kamu punya rencana ke Genting dalam waktu dekat ini, kamu tidak bisa main wahana disana. Tapi kamu masih bisa ke First World Shopping Mall, Casino, Snow World, Genting Skyway, Premium Outlets, Chin Swee Temple, Strawberry Leisure Farms dan beberapa objek wisata lainnya.

Tanggal 26 Juni, sekitar jam 12.30 kami bergegas naik Grab ke hotel kami di Bukit Bintang, tepatnya di Goldbrick Hotel. Hotel ini sulit ditemukan karena hotel ini bersatu dengan Hotel Royal Palm yang berada di Lantai 1. Jadi disetiap lantai, kamu akan menemukan hotel yang berbeda. Kalau kamu mau menginap disini, nggak perlu bingung. Kamu bisa menanyakan ke orang-orang sekitar. Jalan masuknya tepat di sebelah Guardian kok.
(Genting Highlands – Bukit Bintang = RM 105)



Untuk review tentang Goldbrick Hotel, kamu bisa baca :
Goldbrick Hotel Bukit Bintang KL - Review


Day 3 - Tiba di hotel di Bukit Bintang

Kami tiba di hotel sekitar jam 12 lewat dan check-in harus di jam 2. Jadi kami dipersilahkan untuk menunggu di balkon hotel yg menghadap ke jalan sekitaran Hotel Sungei Wang. Dari balkon, kamu bisa langsung melihat bagian atas Petronas Twin Towers, KFC dan pemandangan para turis dari mancanegara.


Sekitar pukul 16.00 (local time), kami bergegas ke Sunway Shopping Mall untuk bertemu teman lama dari Aceh yang sedang menempuh pendidikan disana. Perjalanan dari Bukit Bintang ke daerah Sunway memakan waktu sekitar 30 menitan. Kami ngobrol tentang segala hal, makan-makan dan karena teman yang lain pada nyaranin nonton film di bioskop, jadi kami sepakat buat nonton Transformer hingga jam 12 malam. Saat keluar dari pintu utama, kami melihat hujan rintik-rintik dan suasana di sekitaran mall mulai sepi. Kami menunggu kira-kira 10-15 menit hingga driver Grab nya datang.

(Goldbrick Hotel - Sunway Pyramid Shopping Mall = RM 30)

Sesampai di hotel tempat teman menginap (beda rombongan), kami makan malam sebentar di Rumah Makan India di sekitaran hotel. Kami jalan kaki ke GoldBrick Hotel. Kemudian langsung tidur karena uudah terlalu ngantuk.



Day 4 - Jelajah tempat-tempat menarik di KL

Karena kami udah terlalu lelah, sering kelamaan tidur. Jadi sekali udah tidur, bangunnya pasti susah banget. Mencoba untuk bangun, siap-siap. Jam 11 lewat, kami naik Grab ke Petaling Street Market, sarapan sebentar, belanja beberapa barang. Lalu ke kuil Hindu, Sri Mariamman Temple. Lanjut ke Dataran Merdeka (Merdeka Walk), ke Galeri Kota KL, lanjut lagi ke Pasar Seni (Kasturi Walk). Ada beberapa teman yang kelaparan, jadi kami mampir sebentar ke Texas Chicken di dekat Pasar Seni untuk istirahat dan mengisi perut sebentar. (Goldbrick Hotel - Petaling Street Market = RM 7)

Meskipun Mesjid Negara dan Brickfields (Little India) masuk dalam rencana perjalanan. Kami mengurungkan niat tersebut, karena waktu nggak memungkinkan lagi. Jadi kami kembali ke hotel dan makan di Jalan Alor yang pada umumnya menyajikan masakan oriental.


Day 5 - Ke tempat paling mainstream di KL (Petronas Twin Towers)

Pagi hari sekitar jam 10, kami menyempatkan diri ke Beryl's Chocolate Kingdom, setelah lihat-lihat harga dan proses pembuatannya. Kami memilih tidak membeli cokelat disana karena harganya relatif lebih mahal dari yang ada di pasaran dengan produsen dan jenis cokelat yang sama. Kami melanjutkan perjalanan ke Pavilion KL, ke supermarkat-nya untuk membeli beberapa cokelat. Dan kami menemukan harga cokelatnya hampir setengah harga lebih murah daripada di pabrikan langsung . Lah biasanya kan di pabriknya lebih murah ya dibanding di pasaran, mungkin disana berterbalikan. :)
(Goldbrick Hotel - Beryl's Chocolate Kingdom = RM 5)



Karena hasrat ingin mencoba makan Sushi yang notabene hanyalah sebuah daging ikan mentah yang belum dimasak hehehe. Kami mencari dimana letak Sushi Tei dan akhirnya ketemu. Waktu menjelang sore, kami keluar dari Pavilion KL, menuju ke Jembatan penyeberangan yang bisa tembus ke Suria KLCC. Suasana mulai gelap dan kami menunggu sejenak hingga malam untuk berfoto di depan Menara Kembar Petronas. Yeah ! Mission Completed !




Hasrat untuk berpose narsis mulai menggebu-gebu, hasilnya cukup memuaskan. Kami memutuskan ke KL Tower karena puncak towernya kelihatan jelas tepat di samping Petronas, ditutupi gedung-gedung tinggi. (karena ini hari terakhir kami di KL lho, ya udah kami pikir nggak apa-apa deh capek di waktu-waktu yang tersisa #esehh).




Kami pikir jaraknya dekat namun mata terkadang suka menipu. Jalan mengikuti dimana towernya kelihatan, nggak pake Google Maps lagi karena kata mama jadi anak nggak boleh manja hehehee. Kami hanya bermodalkan nekad dan tenaga.

Kami bermandikan keringat hingga menemukan KL Tower, sungguh melelahkan, sampai di bukit KL Tower yang diantar oleh Supir Bus KL Tower. Rupanya toko-toko di dalam tower udah pada tutup. (sebenarnya udah di kasih tau sama pak supirnya sih sebelum naik ke bukit wkwkw). Jadi kami turun dari bukit ke depan kantor satpam. booking Grab, langsung ke hotel dan membeli beberapa makanan di Jalan Alor untuk dibawa ke balkon hotel. Capek dan saatnya tidur serta mimpi indah. ☺


Day 6 - Kembali ke Banda Aceh

Pesawat kami akan take off jam 1:15 (Local time) sehingga jam 10.30 kami telah menuju ke Bandara KLIA2. Check-in dan pengecapan paspor, duduk di ruang tunggu keberangkatan. (Bukit Bintang - Bandara KLIA2 = RM 115)
Sekitar jam 4:00 WIB, kami tiba di Bandara Sultan Iskandarmuda. Kenapa tiba di Bandara jam 4:00 WIB? karena sebelumnya pesawat AirAsia sedang ada masalah di bagian kargo nya sehingga kami harus menunggu hingga 1 jam. Setelah sampai di Kota tercinta, kami pun kembali ke rumah masing-masing dan melanjutkan rutinitas kami seperti biasanya.

ini ceritaku apa ceritamu?

Semoga bermanfaat buat menambah pengetahuan kamu selama di Kuala Lumpur ya guys. Kalo bermanfaat buat kamu, jangan lupa di share ya.

Comments

Popular posts from this blog

Tempat Wisata Yang Wajib Dikunjungi di Genting Highlands

Ke Aceh Harus Pakai Jilbab Dan Berbusana Muslim?

Member of

ID Corners